Bolehkah Aku Menjadi Quentin pada Setiap Kemargoanmu?

Aku mengidolakan Arman Dhani dengan semua tulisan satirnya. Sebuah tulisannya tentang pertanyaan-pertanyaan yang kerap mengganggu. Pertanyaan itu diiibaratkan seperti sebuah bersin yang ditahan, undian yang tak dicabut, dan salam yang tak berbalas. Sebuah perasaan pilu yang sepertinya mendesak-desak hendak keluar.

Dan ini adalah pertanyaan itu;

may i ask you, boy

are you give every girl your Poetry

are you give every girl your sign

are you give every girl your love

and boy,

if, one of your girl say yes to you

will you,

stay just for one girl…?

Mungkin setelah lama berlalu, kau bertanya mengapa aku masih menuliskan hal tentangmu? Seakan-akan aku mengenalmu dengan baik. Padahal makanan atau warna kesukaanmu pun aku tidak tahu.

Aku hanya tahu kau suka semua hal tentang langit, lautan, dan hujan. Kau hafal dengan baik setiap rasi bintang dengan lambang dan karakter zodiaknya. Kau mencintai lautan, walaupun kau akan tenggelam dalam riaknya. Kalau hujan tidak turun, siapa yang akan mengecup tanah? Ilustrasimu padaku dulu.

Aku rindu mendengarmu bercerita, mendengarkan setiap episode demi episode yang keluar dari bibir mungilmu di sudut toko buku seperti sekali kita lakukan dulu. Kau menyukai pertualangan dan misteri, hingga kau menjadi bagian dari pertualangan dan tenggelam dalam misteri itu sendiri.

Aku masih ingat awal kita berkenalan, karena sebuah insiden percintaan yang kau alami. Insiden yang membuatmu ragu-ragu akan setiap cinta yang akan datang kedepannya, kurasa. Menangkap setiap suku kata tentang mereka yang pernah mematahkan hatimu. Mendengarkan curahan hatimu tentang keluarga, hingga obrolan ngalor-ngidul tentang sistem pendidikan endonesah yang payah.

Aku menyukai caramu berpikir, menyampaikan pendapat secara kritis dengan dasar pikiran yang jelas, aku masih ingat kau pernah menegurku atas kalimat ‘mother of god’ yang senonoh kuucapkan.

Juga tentang cita-citamu mengajakku menjadi bagian dari sekolah yang akan kau bangun nanti.

Apa kau masih merindukan suara mendengkurku? Hahahaha.

Apapun kata orang, tentang kau dan pria yang ada disampingmu saat ini, cita-cita serta apapun rencanamu spesial bagiku selalu.

Ajaklah aku,

there is no funny without u, fun.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s